SYAIR

Syair Rabiah Al Adawiyah


Wahai jiwa, berapa lama engkau tertidur? 

Sampai kapan engkau akan tertidur? 

Engkau terlalu nyenyak tidur, 

Akankah engkau tertidur


Bangkitlah jiwa dari lena yang memabukkan mu,

Dunia tak kekal untuk selamanya meninabobokan mu,

Waktu terus berjalan tanpa pernah menunggu mu,

Sebelum penyesalan datang dan membelenggu mu.




TEMA —

Peringatan terhadap manusia yang lalai akan tugasnya.


ISI — 

Teguran kepada jiwa manusia yang lalai dan tertidur" dari kesadaran spiritual hingga lupa akan kematian dan hari kebangkitan.

MAKNA —

Syair ini sebagai peringatan keras bahwa jika manusia terus lalai, ia tidak akan memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri kecuali setelah setelah kematian, ketika penyesalan tidak lagi berguna.


AMANAT — 

Manusia harus menyadarkan jiwanya dan memperbaiki diri sebelum kematian datang, karena setelah itu penyesalan tidak berguna.


NILAI-NILAI — 

1. Nilai religius : Mengingatkan manusia akan kehidupan akhirat, kematian, dan pertanggungjawaban amal.

2. Nilai introspeksi diri : Mengajak pembaca untuk bercermin, menilai keadaan batin dan kesadarannya.

3. Nilai moral dan etika : Mendorong manusia agar hidup dengan kesadaran, tanggung jawab, dan tidak lalai.

4. Nilai spiritual : Menekankan pentingnya kebangkitan jiwa sebelum kematian datang.


SUMBER —

https://www.threads.com/@penerbitnarasi/post/DHig865yCVw/syair-syair-cinta-rabiah-al-adawiyah-adalah-tonggak-agung-perkembangan-sufisme-man-sufisme-m

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PANTUN

TEKS LAPORAN